Banding Ditolak, Peluang Platini Jadi Presiden FIFA Kian Sulit

Banding Ditolak, Peluang Platini Jadi Presiden FIFA Kian Sulit

Banding Ditolak, Peluang Platini Jadi Presiden FIFA Kian Sulit

Komite Banding FIFA menolak banding Sepp Blatter dan Michel Platini atas larangan 90 hari beraktivitas di sepak bola. Keputusan tersebut dikeluarkan FIFA, Rabu (18/11/2015). Dengan begitu, Platini belum bisa mencalonkan diri sebagai presiden FIFA.

Blatter dan Platini masih berstatus sebagai pejabat nonaktif setelah keputusan Komite Etik tertanggal 7 Oktober 2015. Blatter dan Platini diselidiki Jaksa Swiss dan Badan Penyelidikan Komite Etik FIFA atas kasus korupsi terkait ‘upah’ yang diberikan Blatter kepada Platini yang menjadi penasihat teknis, senilai 1,35 juta pounds (Rp28 miliar) pada tahun 2011. Penyelidikan itu menghasilkan keputusan keduanya melanggar etika organisasi, dan Komite Etik FIFA menjatuhkan sorsing 90 hari atau sekitar tiga bulan, pada Kamis, 8 Oktober 2015.

Namun, keduanya sudah mengajukan banding yang kemudian langsung ditolak oleh Komite Banding FIFA.

“Komite Banding FIFA yang dipimpin oleh Larry Mussenden, telah menolak sepenuhnya banding Joseph Blatter dan Michel Platini,” bunyi pernyataan FIFA, Rabu (18/11/2015).

Apabila keberatan, Blatter dan Platini masih bisa mengajukan banding lanjutan kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, dengan status saat ini, Platini tak bisa maju menjadi calon presiden FIFA.

Sebelumnya, 12 November 2015, Komite Etik FIFA telah meloloskan enam calon. Mereka adalah HRH Prince Ali Al Hussein, Sheikh Salman Bin Ebrahim Al Khalifa, Jérôme Champagne, Gianni Infantino, dan Tokyo Sexwale.

Comments are closed